Selasa, 16 Juni 2020

Resep Nasi Kebuli Praktis, Cukup Dimasak Magicom


Kata siapa nasi kebuli ribet pembuatannya? Anda bisa membuat olahan nasi berbumbu rempah ala Timur Tengah ini dengan Magicom penanak nasi. Sangat praktis dan rasanya tak kalah dari nasi kebuli di restoran masakan Arab. Berikut ini resep bahan dan cara membuatnya.

Bahan:

  • 300 gram daging kambing/sapi, potong dadu
  • 3 gelas takar beras (direkomendasikan beras basmati)
  • 5 cm kayu manis
  • 4 butir cengkeh
  • 2 sendok makan minyak samin
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 2 buah bunga lawang/pekak
  • 2 buah kapulaga, ambil bijinya
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1-2 sendok makan bumbu kari instan
  • garam secukupnya

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 cm kunyit
  • 1 sendok teh ketumbar

Cara Membuat Nasi Kebuli Magicom:

  1. Panaskan minyak dan margarin, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan kayu manis, cengkeh, bunga pekak, dan kapulaga. Tumis lagi hingga bumbu matang dan sedap.
  2. Masukkan daging dan tumis hingga berubah warna. Masukkan bumbu kari dan aduk rata lagi. Tuang air secukupnya hingga daging terendam dan masak hingga daging empuk dan kuah berkurang.
  3. Tes rasa. Ambil cengkeh, kayu manis, dan kapulaga. Tambahkan garam secukupnya. Usahakan air asin, karena nanti akan ditambah air lagi.
  4. Setelah beras dicuci, tuang bumbu ke dalam panci magicom dan pastikan beras dan daging terendam.
  5. Masak nasi dengan magic com hingga nasi matang.

Nasi kebuli siap sajikan dengan berbagai pelengkap seperti kerupuk, acar dan telur dadar, sesuai selera.

Komplikasi Kehamilan yang Rentan Dialami pada Trimester Ketiga


Trimester ketiga merupakan masa-masa krusial pada saat kehamilan. Kondisi perut yang semakin membesar serta dekatnya waktu kelahiran menyebabkan penting menjaga kesehatan di masa ini.

Secara umum, pada saat hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan dengan hati-hati. Hal ini agar terhindar dari masalah kesehatan yang rentan terjadi.

Trimester ketiga kehamilan dimulai dari minggu ke-28 hingga tiba saat melahirkan. Pada saat ini, bayi yang kamu kandung bakal mengalami pertumbuhan berat badan setiap hari.

Pada trimester ketiga ini, sejumlah masalah rentan dialami dan perlu kamu perhatikan. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah masalah kesehatan yang rentan terjadi pada trimester ketiga.

Preeklampsia

Preeklampsia merupakan komplikasi yang berisiko fatal dan mungkin terjadi pada trimester ketiga. Masalah kesehatan ini biasa ditandai dengan wajah, tangan, dan kaki bengkak, sakit kepala, serta pandangan berkunang-kunang. Ketika mengalami masalah kesehatan ini, sebaiknya berkonsultasi secepat mungkin ke dokter bisa berbahaya bagi dirimu dan buah hati di kandungan.

Pendarahan

Pendarahan bisa dialami ketika plasenta secara abnormal berada atau terpisah dari uterus secara dini. Hal ini 95 persen menjadi penyebab pendarahan yang dialami oleh seseorang.

Ketika pendarahan yang terjadi cukup parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Hal ini bisa menjadi masalah serius karena hilangnya darah bisa berarti bayi kurang mendapat nutrisi secara tepat.

Sakit Tiba-Tiba di Selangkangan

Kondisi ini sangat umum dialami dan terjadi ketika tubuh bersiap untuk mengandung dan melahirkan. Sendi pinggul menjadi longgar dan kamu bakal kesulitan untuk berdiri dalam waktu lama. Hal ini bukan kondisi serius, cukup normal, serta bakal menghilang setelah kamu melahirkan.

Heartburn

Kamu bisa mengalami heartburn karena asam lambung yang naik hingga kerongkongan. Semakin bayi membesar, tekanan pada perut juga semakin meningkat dan memaksa asam lambung untuk naik.

Masalah ini bisa dicegah dengan menghindari konsumsi gorengan dan menerapkan pola makan sehat. Kamu juga bisa makan dalam porsi kecil namun berkali-kali serta berjalan setelah makan untuk meredakan rasa sakit yang kamu alami.

Sakit Punggung

Meningkatnya bobto bayi bisa membuat postur tubuh jadi memburuk. Hal ini bisa memberi tekanan pada punggung dan tulang belakang. Selain itu, perubahan hormon yang terjadi juga menyebabkan persendian menjadi lebih longgar.

Sejumlah faktor tersebut bisa berujung menjadi sakit punggung. Hal ini sangat umum terjadi dan seharusnya tidak terlalu ditakutkan asal kamu menjaga kesehatan dan tidur dengan cukup.

Sejumlah masalah kesehatan tersebut rentan kamu alami pada trimester ketiga kehamilan. Pastikan untuk menjaga kesehatan dengan tepat agar terhindar dari masalah kesehatan yang bisa berbahaya untukmu dan buah hati. 

Pengelola Domain Internet Indonesia Siap Daftarkan Aksara Arab Pegon ke ICANN


Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) berencana mendaftarkan nama domain beraksara Pegon ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Melansir wikipedia, aksara Pegon merupakan abjad Arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Jawa, Madura, dan Sunda. Kata Pegon sendiri berasal dari bahasa Jawa, p├ęgo, yang berarti 'menyimpang'. Dikatakan menyimpang, karena bahasa Jawa yang ditulis dalam huruf Arab merupakan sesuatu yang dianggap tidak lazim.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, menjelaskan latar belakang pendaftaran aksara Pegon ke ICANN sebagai Internationalized Domain Name (IDN) adalah karena aksara tersebut erat kaitannya dengan Indonesia yang mayoritas muslim.

"Aksara Pegon adalah sebuah aksara yg digunakan secara luas di kalangan umat muslim Indonesia, khususnya masih diajarkan dan digunakan di komunitas pesantren," ujar Yudho, dalam rilisnya, Senin (15/6).

Selain menjadi IDN, PANDI juga akan membuat lomba pembuatan website berdomain aksara Pegon, dengan sebagian atau seluruh isi kontennya menggunakan aksara Pegon.

Mohamad Shidiq Purnama, Chief Registry Officer (CRO) PANDI, menambahkan lomba website aksara Pegon akan dimulai pada pekan ketiga bulan ini.

"Pendaftaran akan ditutup pada 21 Agustus tahun ini. Batas akhir submit website sampai 20 November, sedangkan pengumuman pemenang dilakukan pada 18 Desember mendatang," terang Shidiq.

Informasi lomba bisa didapat di platform sosial media PANDI dan submit pendaftaran bisa mengunjungi tautan s.id/lombaaksarapegon.

Lesbumi PB NU dan Komunitas Mendukung

Rencana untuk meng-IDN-kan aksara Pegon dan lomba website dengan aksara Pegon ini mendapat dukungan dari Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU).

Lesbumi pernah menerbitkan secara resmi "Saptawikrama" ke dalam 13 aksara dan 5 bahasa daerah, termasuk Jawa, Sunda, Batak, Rejang, Bugis, Kawi, dan Pegon.

"Saptawikrama adalah tujuh strategi kebudayaan yang merupakan pijakan Lesbumi memajukan kebudayaan dan kesenian di Indonesia," ujar K.Ng. H Agus Sunyoto, Ketua Lesbumi PB NU.

K. Ng. H Agus Sunyoto berpendapat program PANDI senada dengan strategi yang dijalankan lembaganya.

"Itu bagus, lomba membuat website dengan konten Arab Pegon. Banyak manuskrip Islam nusantara yang ditulis dalam aksara Arab Pegon, literatur kitab-kitab di pesantren juga menggunakan aksara Arab Pegon. Makalah dan tulisan lepas santri juga banyak yang menggunakan Pegon, ribuan koleksi manuskrip Lesbumi PB NU juga banyak yang menggunakan aksara Arab Pegon," ungkapnya.

Di era digital, ada banyak langkah dan cara untuk mengimbangi perkembangan zaman. Peran pondok pesantren, kiai, dan santri khususnya dalam pendidikan dan kebudayaan dari dulu hingga saat ini tetap berjalan beriringan bahkan mandiri.

"Itulah bukti nyata peran NU dalam mencerdaskan kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Sejalan dengan strategi kebudayaan Lesbumi Saptawikrama juga mengarah pada literasi publik tentang khasanah Islam nusantara. Saya harap Lesbumi mengapresiasi langkah PANDI dan berperan aktif di dalamnya," tutupnya.

Selain itu, komunitas Pegon di Tanah Air juga antusias memberikan dukungannya melalui surat resmi kepada PANDI. Dukungan juga datang dari Nawapustaka, sebuah swaka konservasi dan digitalisasi naskah nusantara yang juga aktif mengisi konten digital aksara nusantara melalui jejaring website dan media sosial.