Rabu, 16 Oktober 2019

Cara Daftar BPJS Kesehatan


Hal yang terpenting dari keberlangsungan hidup adalah Kesehata. Bagaimana tidak kehidupan yang semakin jauh dari sehat dan harga obat dan pengobatan yang semakin lama semakin mahal membuat kesehatan menjadi sebuah asset yang sangat berharga dalam kehidupan ini. Indonesia sendiri sebagai negara yang meiliki standar kesehatan yang masih jauh jika dibandingkan dengan negara-negara maju terus bergerak memperbaiki sistem dan fasilitas kesehatannya. Selain asuransi, kesehatan salah satu upya dan usaha pemerintah Indonesia untuk memperbaiki keehatan di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional disingkat menjadi JKN melalui BPJS kesehatan. Yang saat ini semakin dipermudah dengan banyak piliha registrasi. Baik secara offline dan online. Cara daftar BPJS online pun pastinya berbeda dengan yang offline yang akan dibahas dibawah ini. 

Badan penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan secara resmi didirikan pada tahun 2014 setelah sebelumnya bernama Askes (Asuransi Kesehatan).  Program BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan ada untuk bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan jaminan terkait kesehatan dan ketenagakerjaan. Ada beberap prosedur yang tidak boleh terlewatkan 

Baik secara offline ataupun Online ada beberapa dokumen taupun berkas umum yang perlua Anda persiapkan, termasuk prosedur pendaftaran menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Dikutip dari websitenya.

Pendaftaran Bagi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)

Badan usaha atau perusahaan mendaftarkan seluruh karyawan berserta anggota keluarganya ke kantor BPJS kesehatan dengan melampirkan:

  • Formulir registrasi badan usaha atau badan hukum lainnya
  • Data migrasi karyawan dan juga anggota keluarganya sesuai format yang ditentukan oleh bpjs kesehatan
  • Perusahan atau badan usaha kan menerima Virtual Account (VA) untuk dilakukan pembayaran ke bank yang telah bekerjasamm, yakni BRI, BNI dan juga Bank Mandiri
  • Bukti pembayaran iuran diserahkan ke kantor BPJS kesehatan untuk dicetakan kartu JKN atau mencetak e-ID secara mandiri oleh perusahaan atau badan usaha. 

Pendaftaran Bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah

  • Calon peserta mendaftar secara perorangan di kantor BPJS kesehatan 
  • Mendaftarkan seluruh anggota keluarga yang ada di kartu keluarga 
  • Mengisi formulir daftar isian peserta (DIP) dengan melampirkan:
          A. Fotokopi kartu keluarga (KK) 
          B. Fotokopi KTP/paspor, masing-masing 1 lembar 
          C. Fotokopi buku tabungan salah satu peserta yang ada di dalam KK
          D. Pasfoto 3X4, masing-masing sebanyak 1 lembar.

  • Setelah mendaftar, calon peserta akan memperoleh nomor Virtual Account (VA)
  • Melakukan pembayaran iuran ke bank yang bekerja sama, yaitu BRI, BNI, dan Bank Mandiri, BCA 
  • Bukti pembayaran iuran diserahkan ke kantor BPJS kesehatan untuk dicetakan JKN
Agar lebih cepat dan lebih mudah, seiring majunya zaman anda bisa daftar ecara online.

  1. Untuk mengkonfirmasi pendaftaran Anda harus mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan seperti KTP, KK, NPWP jika ada, adlamat email, serta nomor handphone yang masih aktif.
  2. Setelah itu buka halaman website BPJS kesehatan dari smartphone atau laptop.
  3. Isilah data yang telah disediakan dengan benar mencakup data diri dan kelas yang ditawarkan, alamat lengkap, dan juga fasilitas kesehatan lainnya
  4. Pilih biaya iuran sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda
  5. Simpan data Anda, serta tunggu email notifikasi nomor registrasi di email. Setelah dapatkan notifikasinya, print lembar virtual account tersebut. 
  6. Lakukan pembayaran di bank yang telah ditunjuk
  7. Setelah menyerahkan uang dan nomor virtual pada teller bank, nanti Anda kaan mendapat bukti pembayaran. 
  8. BPJS anda sudah akrif, silahkan cek email Anda karena aka nada balasan dari BPJS kesehatan berupa E-ID card BPJS yang bisa di print sendiri. anda juga bisa print kartu anda di kantor BPJS terdekat. 

0 komentar:

Posting Komentar