Sabtu, 26 Oktober 2019

Bahaya Menggunakan Krim Wajah Tanpa Konsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu


Perkembangan teknologi serta menjamurnya klinik kecantikan membuat sejumlah krim wajah kini mudah diperoleh. Kemudahan ini membuat sejumlah krim ini kini gammpang diperoleh tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Rangkaian perawatan tersebut memang sangat menggoda, terutama jika berasal dari klinik kecantikan ternama. Tapi sebaiknya jangan membeli produk-produk tersebut.

"Setiap krim itu efeknya berbeda-beda. Menggunakan krim racik dokter tanpa konsultasi itu berbahaya," ujar Renobulan Sanusi, seorang dokter kecantikan di Sequis Tower, Jakarta Selatan.

Salah satu hal yang membuat pemakaiannya berbahaya adalah tidak ada informasi seputar kandungan skincare dari dokter.

Sehingga, kamu tidak bisa mengetahui secara pasti sebab dan akibatnya pada kulitmu. Apalagi jika kulit ter masuk sensitif dan sudah mengalami pengelupasan, kemerahan maupun gatal.

"Tiap krim pasti punya side effects. Kalau sudah merasa tidak nyaman atau muncul efeknya, harus dikonsultasikan ke dokter yang sama karena krim racik sendiri itu nggak dikasih tahu ingredientsnya apa. Setiap dokter pasti punya racikan dan treatment yang berbeda," kata Renobulan.

Pemakaian krim dokter tanpa resep secara rutin juga bisa menyebabkan pembentukan vaskuler baru, pembuluh darah naik dan kulit sensitif serta kemerahan.

Sedangkan, memakai krim dokter terlalu banyak bisa menyebabkan jerawat atau flek. Maka dari itu, pemakaian krim dokter harus secara rutin dikonsultasikan.

Sebab memakai krim dokter hanya perlu dilakukan ketika Sahabat Dream memiliki masalah kulit tertentu seperti jerawat dan flek yang sulit disembuhkan.

"Sebenarnya, produk inti yang harus dipakai adalah facial wash dan moisturizer. Kalau ada masalah, baru ada tambahan krim. Itu pun kalau masalahnya kusam atau pori-pori besar, nggak terlalu butuh. Kecuali masalahnya acne, flek dan lain-lain," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar