Sabtu, 26 Mei 2018

Waspada, jika terima pesan promo McDonalds seperti ini!


Pernahkan Anda mendapat pesan dari group atau kolega yang mentautkan link mengatasnamakan promosi McDonalds? Dalam pesan tersebut, tertulis bahwa orang yang menerima link itu mendapatkan kupon gratis sebanyak Rp 255.000.

Bahkan yang terbaru adalah, mengenai informasi bahwa jika orang mengklik link tersebut, maka bisa dipastikan data-data pribadi yang ada di smartphone-nya mampu digandakan orang yang tak bertanggung jawab dengan tujuan jahat. Benarkah begitu?

Menurut Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, semuanya itu adalah scam. Scam adalah teknik mendapatkan keuntungan secara illegal. Artinya, seluruh informasi yang menyebutkan promosi pada brand tersebut adalah bohong.

Ini adalah postingan bohong yang bertujuan memberikan keuntungan finansial bagi pembuatnya, jelasnya saat dihubungi Merdeka.com, Kamis (24/5).

Dilanjutkannya, postingan McDonalds memberikan voucher adalah pancingan untuk mengelabui korbannya melakukan klik terhadap tautan dengan tujuan korbannya melihat atau klik iklan yang kemudian akan muncul di tautan yang diberikan.

Selain itu, setelah survei bohong-bohongan selesai, korban kemudian diiming-imingi bahwa dia mendapatkan voucher McDonalds tetapi syaratnya ia harus membagikan informasi tersebut ke 30 kontak WhatsApp-nya. Itu semua memberikan keuntungan finansial bagi pembuat scam dari pay per click iklannya, ungkapnya.

Ini jangan lihat cuma klik-klik saja. Jumlahnya masif lho. Bisa jutaan yang terima scam ini. Kalau 10 persen saja yang klik, artinya ratusan ribu klik. Kalau 1 klik Rp5.000, maka tinggal kalikan saja, tambah dia.

Lalu bagaimana dengan isu pencurian data jika mengklik tautan tersebut? Alfons mengungkapkan bahwa hal yang turut diinformasikan dalam broadcast itu terkait dengan pencurian data, ia tegaskan tak benar. Hal itu pasalnya sudah dirinya uji.

Sejauh yang kami test tidak, terangnya.

0 komentar:

Posting Komentar