Sabtu, 26 Mei 2018

Resmi beroperasi, bos Palapa Ring Barat ajak operator lakukan ujicoba


Pembangunan Palapa Ring Barat dinyatakan selesai dan sudah dilakukan operasional. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Palapa Ring Barat, Syarif Lumintarjo.

Jadi, secara resmi itu sudah beroperasi sejak 2 Maret 2018, ungkap Syarif saat ditemui di acara LTE Conference di Jakarta, Kamis (24/5).

Saat ini, dilanjutkannya, pihaknya tengah mendorong agar pelaku industri internet berbondong-bondong mengajukan permohonan trial terlebih dahulu. Trial ini ditujukan agar seluruh pemain industri dapat merasakan performa dari kabel tulang punggung Palapa Ring Barat yang baru saja selesai dibangun.

Nah, sekarang lagi kita dorong kepada industri untuk melakukan trial. Yang mengirimkan surat resmi baru proses ya karena minggu lalu baru melakukan sosialisasi lagi, terangnya.

Meski begitu, ia mengakui jika baru Telkomsel yang sudah melakukan trial. Kala itu bertepatan dengan kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam rangka uji coba Palapa Ring Barat. Ia pun memastikan, selain Telkomsel, juga akan ada operator lain yang tertarik mencoba trial.

Beberapa kali pertemuan yang dilakukan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) kepada operator itu sudah mengeluarkan kuisioner. Beberapa diantaranya ada yang tertarik. Lengkapnya bisa tanya ke Bakti, jelasnya.

Terlepas dari itu, Syarif berharap nantinya dari kapasitas 110 x 10 Gbps yang dimiliki Palapa Ring Barat bisa digunakan paling tidak 80 persen atau sekitar 80 GB. Model penyerapannya dari kapasitas itu, diserahkan kepada industri.

Bisa saja begini, yang kerja sama dengan Palapa Ring Barat, satu pihak tapi satu pihak ini bisa mecah ke beberapa pihak juga dimungkinkan. Nanti biar industri sajalah yang seperti itu. Kami tidak bisa memecah order yang lebih kecil. Makanya sesuai dengan namanya, kami membangun jaringan tulang punggung, terang dia. 

0 komentar:

Posting Komentar